Angela Merkel
Doktor kimia kuantum yang menjadi pemimpin de facto Eropa selama 16 tahun, dinobatkan oleh Forbes sebagai 'Wanita Paling Berkuasa di Dunia' selama 10 tahun berturut-turut.
"Bila kita mulai meminta maaf karena menunjukkan wajah ramah dalam situasi darurat kemanusiaan, maka ini bukan lagi negaraku."
1. Masa Awal & Latar Belakang
Tumbuh di bawah rezim komunis Jerman Timur (DDR), ayahnya seorang pendeta Lutheran. Merkel meraih gelar doktor dalam bidang kimia kuantum dari Akademi Ilmu Pengetahuan Berlin.
2. Perjalanan Karier & Terobosan Utama
Memasuki dunia politik setelah runtuhnya Tembok Berlin 1989, menjadi menteri lingkungan hidup dan kemudian terpilih sebagai Kanselir Jerman wanita pertama dan termuda pada 2005.
3. Tantangan & Diskriminasi yang Ditembus
Keputusannya yang berani menerima lebih dari satu juta pengungsi Suriah pada tahun 2015 ('Wir schaffen das' - Kita bisa melakukannya) memicu polarisasi politik sengit.
4. Warisan Abadi & Pengaruh Bagi Dunia
Dikenal dengan julukan penuh kasih 'Mutti' (Ibu), stabilitas dan konsensus yang ia bangun menjaga keutuhan Uni Eropa di era turbulensi global.