Jane Goodall
Peneliti legendaris yang menghabiskan puluhan tahun hidup bersama simpanse liar di Gombe Stream, Tanzania, mematahkan anggapan usang tentang batas kecerdasan antara manusia dan satwa liar.
"Apa yang kamu lakukan membuat perbedaan, dan kamu harus memutuskan perbedaan seperti apa yang ingin kamu buat."
1. Masa Awal & Latar Belakang
Sejak kecil di London mengagumi kisah Dr. Dolittle dan Tarzan. Tanpa latar belakang gelar sarjana formal pada awalnya, ia nekat pergi ke Kenya atas dorongan paleontolog Louis Leakey.
2. Perjalanan Karier & Terobosan Utama
Pada tahun 1960 di belantara Gombe, Goodall mengamati simpanse bernama David Greybeard memetik ranting rumput untuk memancing rayap, penemuan alat pertama di luar spesies manusia.
3. Tantangan & Diskriminasi yang Ditembus
Komunitas akademisi Cambridge sempat mencemooh metodologinya karena memberi nama pada simpanse (bukan nomor) dan mengakui bahwa hewan memiliki kepribadian, akal budi, dan perasaan cemburu atau kasih sayang.
4. Warisan Abadi & Pengaruh Bagi Dunia
Melalui Jane Goodall Institute dan program 'Roots & Shoots', ia mendidik jutaan pemuda di 60+ negara untuk menjaga kelestarian bumi dan keanekaragaman hayati.