Jennifer Doudna
Pemenang Hadiah Nobel Kimia 2020 bersama Emmanuelle Charpentier atas penemuan gunting molekuler CRISPR-Cas9 yang memungkinkan penulisan ulang kode kehidupan.
"Kekuatan untuk mengendalikan masa depan genetik kita sendiri adalah tanggung jawab luar biasa yang membutuhkan kehati-hatian etika tingkat tinggi."
1. Masa Awal & Latar Belakang
Tumbuh di Hilo, Hawaii, di mana rasa ingin tahunya berkembang saat menjelajahi hutan hujan tropis dan terpesona oleh buku James Watson 'The Double Helix'.
2. Perjalanan Karier & Terobosan Utama
Sebagai profesor di UC Berkeley, ia meneliti bagaimana bakteri mempertahankan diri dari serangan virus menggunakan fragmen RNA berulang. Pada 2012, ia dan Charpentier menunjukkan bahwa enzim Cas9 dapat diprogram untuk memotong untai DNA target dengan presisi mikroskopik.
3. Tantangan & Diskriminasi yang Ditembus
Menghadapi perdebatan sengketa paten global yang sengit serta memimpin diskusi etika dunia mengenai batasan penyuntingan genetik pada embrio manusia.
4. Warisan Abadi & Pengaruh Bagi Dunia
Teknologi CRISPR kini digunakan dalam penyembuhan penyakit anemia sel sabit, kanker imunoterapi, dan menciptakan tanaman pangan tahan kekeringan.