Lise Meitner
Fisikawan brilian yang dijuluki Albert Einstein sebagai 'Marie Curie kita', penjelas mekanisme pembelahan inti atom yang membuka era energi atom dunia.
"Sains membuat orang mencari kebenaran tanpa pamrih. Sains mengajarkan orang untuk menerima fakta apa adanya, dengan segala keajaiban dan ketenangannya."
1. Masa Awal & Latar Belakang
Menjadi wanita kedua yang meraih gelar doktor fisika di Universitas Wina pada 1905, sebelum pindah ke Berlin untuk mengikuti kuliah Max Planck yang terkenal enggan menerima murid perempuan.
2. Perjalanan Karier & Terobosan Utama
Bekerja sama selama 30 tahun dengan kimiawan Otto Hahn di Institut Kaiser Wilhelm, memimpin divisi fisika dan menemukan unsur Protaktinium serta mengkaji peluruhan radioaktif.
3. Tantangan & Diskriminasi yang Ditembus
Sebagai keturunan Yahudi, ia terpaksa melarikan diri dari teror Nazi Jerman pada 1938 ke Swedia. Dari pengasingannya, ia menuliskan interpretasi teoretis fisi nuklir bersama keponakannya Otto Frisch. Namun komite Nobel 1944 secara kontroversial hanya menganugerahkan Nobel Kimia kepada Otto Hahn sendirian.
4. Warisan Abadi & Pengaruh Bagi Dunia
Meitner menolak keras tawaran bergabung dengan Proyek Manhattan ('Saya tidak akan pernah berhubungan dengan bom'). Namanya abadi sebagai satu-satunya wanita non-mitologis yang namanya disematkan pada tabel periodik unsur: Meitnerium.