Malala Yousafzai
Aktivis Pakistan yang selamat dari upaya pembunuhan brutal milisi Taliban saat berangkat sekolah, menjelma menjadi simbol global perlawanan hak pendidikan anak perempuan.
"Satu anak, satu guru, satu buku, dan satu pena dapat mengubah dunia."
1. Masa Awal & Latar Belakang
Dibesarkan oleh ayahnya Ziauddin yang seorang guru sekolah di lembah Swat yang indah, Malala mulai menulis buku harian anonim untuk BBC Urdu pada usia 11 tahun dengan nama pena 'Gul Makai' tentang kehidupan di bawah larangan sekolah Taliban.
2. Perjalanan Karier & Terobosan Utama
Pada 9 Oktober 2012, seorang pria bersenjata menembak kepalanya di dalam bus sekolah. Setelah menjalani operasi darurat dan pemulihan di Rumah Sakit Queen Elizabeth Birmingham, Malala berpidato di hadapan Majelis Umum PBB pada ulang tahunnya yang ke-16.
3. Tantangan & Diskriminasi yang Ditembus
Menghadapi ancaman mati berulang dan menjalani masa pemulihan trauma fisik serta saraf wajah yang berat di pengasingan Inggris.
4. Warisan Abadi & Pengaruh Bagi Dunia
Mendirikan Malala Fund dan menuntaskan studinya di Universitas Oxford, terus menyuarakan hak anak perempuan di Afghanistan, Nigeria, dan kamp pengungsi internasional.