Mary Robinson
Pakar hukum tata negara terkemuka yang terpilih menjadi Presiden Irlandia dan kemudian memimpin diplomasi hak asasi manusia global di Perserikatan Bangsa-Bangsa.
"Hak asasi manusia adalah standar universal yang tidak boleh dikompromikan oleh dalih budaya atau kepentingan politik jangka pendek."
1. Masa Awal & Latar Belakang
Menjadi profesor hukum termuda di Trinity College Dublin pada usia 25 tahun dan gigih memperjuangkan legalisasi kontrasepsi dan hak-hak sipil perempuan di parlemen Irlandia.
2. Perjalanan Karier & Terobosan Utama
Memenangkan pemilihan presiden 1990 yang mendobrak dominasi partai tradisional, ia menyalakan lentera simbolis di jendela istana Áras an Uachtaráin sebagai simbol pelukan bagi diaspora Irlandia di seluruh dunia.
3. Tantangan & Diskriminasi yang Ditembus
Menjadi Komisioner Tinggi HAM PBB (1997-2002) pertama yang mengunjungi Tibet dan berbicara lantang mengkritik pelanggaran HAM di Chechnya dan wilayah konflik tanpa kompromi.
4. Warisan Abadi & Pengaruh Bagi Dunia
Kini memimpin yayasan 'Climate Justice' dan organisasi negarawan dunia 'The Elders' yang didirikan Nelson Mandela.