Mary Shelley
Penulis visioner yang dalam malam badai petir di Danau Jenewa melahirkan monster Frankenstein, menciptakan mitos modern paling abadi tentang batas sains dan kemanusiaan.
"Waspadalah; karena aku tidak mengenal rasa takut, dan oleh karena itu aku menjadi sangat perkasa."
1. Masa Awal & Latar Belakang
Putri dari filsuf politik William Godwin dan pelopor hak wanita Mary Wollstonecraft (yang meninggal beberapa hari setelah melahirkannya), Mary tumbuh di lingkungan cendekiawan radikal London.
2. Perjalanan Karier & Terobosan Utama
Saat berlibur di Swiss pada 'Tahun Tanpa Musim Panas' 1816 bersama penyair Percy Bysshe Shelley dan Lord Byron, Byron menantang mereka membuat cerita hantu. Mary memimpikan seorang ilmuwan pucat berlutut di samping makhluk ciptaannya yang hidup kembali lewat kilatan listrik.
3. Tantangan & Diskriminasi yang Ditembus
Menghadapi duka mendalam atas kematian tiga anaknya saat masih bayi dan tenggelamnya suaminya Percy Shelley di laut Italia pada 1822, meninggalkannya membesarkan putra tunggalnya sendirian.
4. Warisan Abadi & Pengaruh Bagi Dunia
Novelnya 'Frankenstein' dan 'The Last Man' menjadi tonggak sejarah sastra spekulatif, memprediksi eksplorasi bioteknologi dan etika kecerdasan buatan dua abad kemudian.