Sally Ride
Doktor astrofisika lulusan Stanford yang senyum tenang dan keahliannya mengendalikan lengan robot antariksa menghancurkan batasan gender dalam program luar angkasa berawak Amerika.
"Ketika kamu berada di luar angkasa dan melihat Bumi dari kejauhan, kamu tidak melihat batas-batas negara; kamu hanya melihat sebuah permata biru rapuh yang indah."
1. Masa Awal & Latar Belakang
Petenis peringkat nasional remaja yang memilih mendalami fisika dan sastra Inggris di Stanford University hingga meraih gelar Ph.D dalam penelitian sinar-X astrofisika.
2. Perjalanan Karier & Terobosan Utama
Melamar setelah membaca iklan lowongan astronot NASA di koran kampus, ia terpilih dalam angkatan 1978 dan mengorbit Bumi pada usia 32 tahun (astronot Amerika termuda saat itu).
3. Tantangan & Diskriminasi yang Ditembus
Menghadapi pertanyaan seksis wartawan saat konferensi pers seperti 'Apakah penerbangan ini akan memengaruhi kesuburanmu?' dan 'Apakah kamu menangis saat menghadapi masalah teknik?' yang dijawabnya dengan tenang dan elegan.
4. Warisan Abadi & Pengaruh Bagi Dunia
Mendirikan Sally Ride Science untuk memotivasi anak perempuan menekuni bidang sains dan matematika; pesawat luar angkasa NASA GRAIL menamai lokasi tabrakan kawah Bulan untuk menghormatinya.