Simone de Beauvoir
Filsuf terkemuka Prancis yang analisis eksistensialnya membongkar mitos-mitos patriarki yang menempatkan perempuan sebagai 'Yang Lain' (The Other) dalam sejarah peradaban barat.
"Seseorang tidak dilahirkan sebagai wanita, melainkan bertumbuh menjadi seorang wanita."
1. Masa Awal & Latar Belakang
Meraih posisi kedua dalam ujian agrégation filsafat di Universitas Sorbonne pada usia 21 tahun (hanya di belakang Jean-Paul Sartre), menjadikannya kandidat termuda yang pernah lulus ujian nasional Prancis tersebut.
2. Perjalanan Karier & Terobosan Utama
Bersama Sartre, Albert Camus, dan Maurice Merleau-Ponty mendirikan jurnal 'Les Temps Modernes'. Pada 1949, ia menerbitkan 'The Second Sex' setebal 1.000 halaman yang menganalisis penindasan perempuan dari lensa sejarah, biologi, mitologi, dan psikoanalisis.
3. Tantangan & Diskriminasi yang Ditembus
Bukunya dikecam keras oleh Gereja Katolik Roma dan dimasukkan ke dalam Indeks Buku Terlarang (Index Librorum Prohibitorum) serta dituduh cabul oleh para intelektual konservatif sayap kanan.
4. Warisan Abadi & Pengaruh Bagi Dunia
Menandatangani Manifesto 343 pada 1971 yang melegalisasi aborsi aman di Prancis; karyanya menjadi kitab suci teori gender di seluruh universitas dunia.