Wilma Rudolph
Dijuluki 'The Black Gazelle' (Kijang Hitam) oleh pers Eropa, atlet yang divonis dokter tidak akan pernah bisa berjalan lagi namun berhasil melesat memecahkan rekor dunia lari cepat Olimpiade.
"Kemenangan adalah hal yang hebat, tentu saja, namun jika kamu benar-benar ingin melakukan sesuatu dalam hidup, rahasianya adalah belajar bagaimana cara menerima kekalahan."
1. Masa Awal & Latar Belakang
Lahir prematur sebagai anak ke-20 dari 22 bersaudara, ia terserang polio dan pneumonia ganda pada usia 4 tahun yang melumpuhkan kaki kirinya; ibunya memijat kakinya setiap hari dan menolak menyerah.
2. Perjalanan Karier & Terobosan Utama
Pada usia 12 tahun ia akhirnya mampu melepas kawat penyangga kakinya dan bergabung dengan tim atletik Tigerbelles Tennessee State University di bawah asuhan Ed Temple. Di Olimpiade Roma 1960, ia menyapu bersih 3 medali emas lari cepat.
3. Tantangan & Diskriminasi yang Ditembus
Sekembalinya ke kampung halamannya di Clarksville yang tersegregasi, ia menolak menghadiri parade penyambutan kepulangannya kecuali jika acara tersebut dibuka untuk warga kulit putih dan kulit hitam secara terintegrasi.
4. Warisan Abadi & Pengaruh Bagi Dunia
Menjadi ikon hak-hak sipil yang membuka pintu beasiswa perguruan tinggi bagi atlet-atlet wanita Amerika generasi berikutnya.