Yayoi Kusama
'Ratu Polkadot' yang mengubah halusinasi visual dan kecemasan psikologisnya menjadi gerakan seni psikedelik, minimalis, dan pop art paling berpengaruh di abad ke-21.
"Bumi kita hanyalah satu titik polkadot kecil di antara jutaan bintang di alam semesta tak bertepi."
1. Masa Awal & Latar Belakang
Mengalami halusinasi visual bintik-bintik cahaya sejak usia 10 tahun di Matsumoto; ibunya melarang keras ambisi seninya dan merobek kanvas-kanvas gambarnya, memaksanya melukis dengan kecepatan luar biasa sebelum catnya disita.
2. Perjalanan Karier & Terobosan Utama
Pindah ke New York City pada 1958 atas dorongan surat Georgia O'Keeffe, ia mengguncang kancah seni Manhattan dengan lukisan raksasa 'Infinity Nets' dan pertunjukan seni publik menentang Perang Vietnam.
3. Tantangan & Diskriminasi yang Ditembus
Menghadapi rasisme dan plagiarisme ide instalasinya oleh seniman-seniman pria mapan di New York, hingga memilih kembali ke Tokyo pada 1973 dan secara sukarela tinggal di rumah sakit psikiatri sambil terus berkarya di studionya setiap hari.
4. Warisan Abadi & Pengaruh Bagi Dunia
Pameran retrospektifnya memecahkan rekor antrean pengunjung terpanjang di galeri-galeri dunia dari Tate Modern London hingga MoMA New York.