Shirin Ebadi
Hakim wanita pertama di Iran yang setelah Revolusi 1979 diturunkan statusnya menjadi sekretaris pengadilan, namun bangkit menjadi pengacara pembela kaum tertindas paling berani di Timur Tengah.
"Pendidikan dan keadilan adalah dua senjata paling ampuh yang dapat kamu gunakan untuk mengubah dunia tanpa kekerasan."
1. Masa Awal & Latar Belakang
Lulus dari fakultas hukum Universitas Teheran dan menjadi presiden Pengadilan Kota Teheran (1975-1979) pada usia muda sebelum hak hakim wanita dicabut oleh penguasa teokrasi baru.
2. Perjalanan Karier & Terobosan Utama
Membuka kantor hukum pro-bono membela keluarga korban pembunuhan berantai intelektual dan kasus kekerasan anak, serta mendirikan Pusat Pembela Hak Asasi Manusia (DHRC).
3. Tantangan & Diskriminasi yang Ditembus
Dipenjarakan di Penjara Evin Teheran, medali Nobelnya sempat disita oleh aparat negara, dan ia terpaksa hidup di pengasingan luar negeri demi melanjutkan perjuangannya.
4. Warisan Abadi & Pengaruh Bagi Dunia
Menjadi figur teladan bagi gerakan pemuda dan perempuan Iran yang menuntut 'Wanita, Kehidupan, Kebebasan'.